Minggu, 17 November 2013

10 Manfaat Minum Air Putih Bagi Kesehatan Tubuh Anda


Ada banyak manfaat minum air putih bagi kesehatan tubuh anda, mulai dari menghilangkan racun sampai mencegah timbulnya berbagai penyakit. Khasiat air putih bisa anda dapatkan dengan meminumnya secara teratur minimal 8 gelas per hari. Mengkonsumsi air minum akan menjaga keadaan tubuh tetap sehat dan bisa bekerja secara maksimal.

Semua bagian tubuh manusia sangat membutuhkan manfaat air contohnya kulit, jantung hingga otak. Meskipun warnanya bening, air putih memiliki banyak kandungan yang berguna bagi
kesehatan tubuh manusia.

Air putih
 adalah jenis air biasa yang berwarna bening tidak memiliki rasa serta bau, bisa diminum setelah dimasak maupun tanpa proses memasak. Tujuan utama memasak air minum adalah untuk membunuh dan membersihkan kuman, bakteri jahat penyebab penyakit yang merugikan tubuh.


Berapa Banyak Air Putih Yang Harus Saya Minum Setiap Hari?
Tahukah anda, saat anda duduk dan membaca tulisan ini tubuh anda kehilangan air? Jumlah minimal air putih yang harus dikonsumsi setiap hari adalah delapan gelas. 8 gelas merupakan jumlah minimal (paling sedikit) dan anda bisa menambahkan jumlahnya sesuai kebutuhan masing-masing.

Tips menjaga kesehatan tubuh ala orang jepang

§  Mengkonsumsi air putih 4 gelas di pagi hari setelah bangun tidur sebelum mandi danmenggosok gigi. Khasiatnya untuk memadatkan minyak dan memperlambat proses pencernaan.
§  Cara ini sangat bermanfaat bagi anda yang ingin menjaga bentuk tubuh atau sedang menjalani program diet. Jangan makan apa pun selama 45 menit berikutnya.



Apa Saja Manfaat Meminum Air Putih Bagi Kesehatan?
1.    Melarutkan makanan, vitamin dan mineral yang berguna dalam proses pencernaan dalam tubuh manusia.
2.    Menjadi pelumas untuk sendi sehingga mencegah artritis dan nyeri punggung.
3.    Membersihkan racun dari semua bagian tubuh kemudian membawanya ke hati dan ginjal untuk dibuang.
4.    Dapat membantu mengurangi stres, rasa cemas, dan depresi yang sedang anda alami.
5.    Menghaluskan kulit dan membantu mengurangi efek penuaan dengan mempercepat proses pergantian sel kulit.
6.    Memberikan energi kepada otak dalam menjalankan fungsinya seperti berfikir.
7.    Membantu mengencerkan darah serta mencegah penggumpalan darah ketika beredar ke seluruh bagian tubuh
8.    Mencegah masalah impotensi karena dehidrasi dapat menghambat proses produksi hormon seks.
9.    Bagi ibu hamil, air putih berguna untuk membantu mengurangi mual di pagi hari akibat kehamilan.
10.  Untuk menurunkan berat badan, minum lah air putih pada waktunya dan anda akan kehilangan berat tubuh tanpa diet berlebih. Air dapat memisahkan rasa haus dan lapar sehingga anda tidak sering ngemil.

Manfaat minum air putih bagi kesehatan tubuh
 bisa anda rasakan setelah mengkonsumsi air minimal 8 gelas per hari secara teratur. Hal ini untuk menjaga kandungan air dalam tubuh tetap tersedia. Sudahkah anda meminum air putih hari ini?


Rabu, 30 Oktober 2013

Pemberdayaan Masyarakat Sekitar Hutan

Pemberdayaan Masyarakat Sekitar Hutan
Didalam Undang Undang Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, Penguasaan Hutan, sebagaimana diatur pada Pasal 4 Ayat (1) Semua hutan di dalam wilayah Republik Indonesia termasuk kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh Negara untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat. Ayat (2) Penguasaan hutan oleh Negara, memberi wewenang kepada pemerintah untuk : a. mengatur dan mengurus segala sesuatu yang berkaitan dengan hutan, kawasan hutan, dan hasil hutan. b. menetapkan status wilayah tertentu sebagai kawasan hutan atau kawasan hutan sebagai bukan kawasan hutan. c. mengatur dan menetapkan hubungan-hubungan hukum antara orang dengan hutan, serta mengatur perbuatan-perbuatan hukum mengenai kehutanan.
Dalam rangka percepatan penanggulangan kemiskinan, sejak tahun 2010 melalui Peraturan Presiden Nomor 15 Tahun 2010 tentang Percepatan Penanggulangan Kemiskinan, dilaksanakan program penanggulangan kemiskinan, yaitu kegiatan yang dilakukan oleh pemerintah, pemerintah daerah, dunia usaha, serta masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat miskin melalui bantuan sosial, pemberdayaan masyarakat, pemberdayaan usaha ekonomi mikro dan kecil, serta program lain dalam rangka meningkatkan kegiatan ekonomi. Kelompok program penanggulangan kemiskinan berbasis pemberdayaan masyarakat, bertujuan untuk mengembangkan potensi dan memperkuat kapasitas kelompok masyarakat miskin untuk terlibat dalam pembangunan yang didasarkan pada prinsip-prinsip pemberdayaan masyarakat.
Menindaklanjuti hal tersebut, melalui Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2010 tentang Percepatan Pelaksanaan Prioritas Pembangunan Nasional Tahun 2010, dalam rangka pelaksanaan Program Penanggulangan Kemiskinan; Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat mengokordinasikan kebijakan di bidang kesejahteraan rakyat, terutama dalam pelaksanaan kebijakan pendidikan, kesehatan, penanggulangan kemiskinan, kebudayaan, kreativitas dan inovasi teknologi, serta kebijakan lain di bidang kesejahteraan rakyat.
Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2010 tentang Program Pembangunan Berkeadilan, fokus program pro rakyat, memfokuskan pada : a. Program penanggulangan kemiskinan berbasis keluarga; b. Program penanggulangan kemiskinan berbasis pemberdayaan masyarakat; c. Program penanggulangan kemiskinan berbasis pemberdayaan usaha mikro dan kecil;  Selanjutnya para Gubernur untuk : 1. melaksanakan program-program yang menjadi tanggung jawabnya; mengkoordinasikan Bupati/Walikota dalam pelaksanaan program program di wilayahnya masing-masing.
HKm, HD dan HTR
Realisasi dari program pemberdayaan masyarakat sekitar hutan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dilaksanakan melalui pemberian Ijin Usaha Hutan Kemasyarakatan (HKm), Ijin Usaha Hutan Desa (HD) dan Ijin Usaha Hutan Tanaman Rakyat (HTR). HKm, HD dan HTR merupakan wujud pemberian akses dan legalitas kepada masyarakat untuk turut serta mengelola hutan tanpa mengubah status dan peruntukan kawasan hutan.
Hingga saat ini dari 6 (enam) kabupaten yang ada, baru  dua kabupaten (Belitung Timur dan Bangka Barat) yang sudah mengantongi Peta Areal Pencadangan Lokasi HTR dari Kementerian kehutanan. Sedangkan yang telah dikeluarkan Ijin Usaha Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu  Hutan Tanaman Rakyat dari Bupati baru ada di Kabupaten Belitung Timur, sebanyak 1 kelompok yang terdiri dari 27 ijin. Untuk program HKm dan HD sedang dalam tahap pengajuan areal pencadangan ke Kementerian Kehutanan.
Dalam acara Bintek Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK)yang dilaksanakan oleh Satuan Kerja Dinas Kehutanan Propinsi Kepulauan Bangka Belitung  di KabupatenBelitung Timur pada beberapa waktu yang lalu, Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Belitung Timur, Ir. Khaidir Lutfi, berkenan membuka acara tersebut. Dalam arahannya disampaikan bahwa tujuan dari Verifikasi Legalitas Kayu merupakan jalan untuk membuka peluang pasar produk kehutanan untuk ekspor, karena hasil hutan yang dijual berasal dari system pengelolaan yang lestari. Lebih lanjut disampaikan, HTR, HKm dan HD yang dikembangkan merupakan bentuk nyata kehutanan (Kementerian, Provinsi dan Kabupaten) untuk menempatkan masyarakat sebagai pelaku utama pembangunan sektor kehutanan dengan memberikan pengakuan dan legalitas dalam bentuk ijin usaha pengelolaan.
Disampaikan juga, bahwa beberapa peraturan yang telah diterbitkan Kementerian Kehutanan perlu mempertimbangkan keberpihakan yang lebih besar kepada masyarakat (dalam/sekitar kawasan hutan) dalam bentuk pemanfaatan hasil-hasil hutan yang diperoleh dari terbitnya ijin usaha tersebut, jangan sampai nantinya semangat masyarakat untuk terlibat dalam pembangunan kehutanan akan pudar dan tidak tercapai tujuan akhirnya untuk peningkatan perekonomian dikarenakan sulitnya tata usaha hasil hutan yang harus dilalui.

Tanggapan Saya :
            Saya sangat setuju dengan isi Peraturan Presiden Nomor 15 Tahun 2010 tentang Percepatan Penanggulangan Kemiskinan, karena dalam pemberdayaan masyarakat sekitar kawasan hutan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat miskin melalui bantuan sosial, pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan ekonomi masyarakat guna menuju kesejahteraan masyarakat yang terdapat disekitar kawasan hutan.   Didalam sekitar kawasan hutan, setiap pemerintah daerah berlomba – lomba mulai membikin kegiatan – kegiatan yang bertujuan untuk menyejahterakan masyarakat setempat, adapun kegiatan – kegiatan itu diantaranya seperti Hkm, HTR dan HD.
Realisasi dari program pemberdayaan masyarakat sekitar hutan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dilaksanakan melalui pemberian Ijin Usaha Hutan Kemasyarakatan (HKm), Ijin Usaha Hutan Desa (HD) dan Ijin Usaha Hutan Tanaman Rakyat (HTR). HKm, HD dan HTR merupakan wujud pemberian akses dan legalitas kepada masyarakat untuk turut serta mengelola hutan tanpa mengubah status dan peruntukan kawasan hutan. Disampaikan juga, bahwa beberapa peraturan yang telah diterbitkan Kementerian Kehutanan perlu mempertimbangkan keberpihakan yang lebih besar kepada masyarakat (dalam/sekitar kawasan hutan) dalam bentuk pemanfaatan hasil-hasil hutan yang diperoleh dari terbitnya ijin usaha tersebut, jangan sampai nantinya semangat masyarakat untuk terlibat dalam pembangunan kehutanan akan pudar dan tidak tercapai tujuan akhirnya untuk peningkatan perekonomian dikarenakan sulitnya tata usaha hasil hutan yang harus dilalui.



Minggu, 22 September 2013

PEMBUATAN ALINIA/PARAGRAF



> Pengertian

Alinea atau paragraf adalah satuan bentuk bahasa yang biasanya merupakan hasil penggabungan beberapa kalimat yang pendek / singkat yang berisi sebuah pikiran dan membentuk satu gagasan. Bila dalam sebuah alinea terdapat lebih dari satu gagasan, berarti alinea itu tidak baik dan perlu dipecah menjadi lebih dari satu alinea.

Tujuan Pembuatan Paragraf :
a.Memudahkan pemahaman dengan menceraikan suatu tema dari tema yang lain.
b.Memisahkan dan menegaskan perhentian secara wajar dan formal.

Syarat syarat paragraf yang baik :
1 . Kepaduan Paragraf
Hubungan antara kalimat dengan kalimat. Untuk mencapai kepaduan, gunakanlah kata penghubung.

2. Kesatuan Paragraf
Yang dimaksud kesatuan adalah tiap paragraf hanya mengandung satu pokok pikiran yang diwujudkan dalam kalimat utama. Hal ini terbagi atas dua , yaitu paragraph deduktif, yang merupakan kalimat utama diletakkan di awal paragraf sedangkan paragraf induktif adalah kalimat utama diletakkan di akhir paragraf.

3. Kelengkapan Paragraf
Paragraf dikatakan lengkap apabila di dalamnya terdapat kalimat kalimat penjelas secara lengkap untuk menunjukkan pokok pikiran atau kalimat utama. Ciri ciri kalimat penjelas adalah berupa rincian, keterangan, contoh, dan lain-lain.

4. Di setiap paragraf harus memuat kalimat pokok. Biasanya diletakkan pada awal paragraf, tetapi bisa juga diletakkan pada bagian tengah maupun akhir paragraf. Kalimat pokok adalah kalimat yang inti dari ide atau gagasan dari sebuah paragraf. Biasanya berisi suatu pernyataan yang nantinya akan dijelaskan lebih lanjut oleh kalimat lainnya dalam bentuk kalimat penjelas.

5. Di setiap paragraf harus memuat kalimat penjelas. Kalimat penjelas adalah kalimat yang memberikan penjelasan tambahan atau detail rincian dari kalimat pokok suatu paragraf.

Unsur-unsur kebahasan :

Repetisi : pengulangan kata-kata yang dianggap cukup penting atau menjadi topik pembahasan.
Kata ganti : kata yang dipakai untuk menggantikan subyek pembicaraan.
Macam-macam kata ganti :
a. kata ganti orang pertama (I) : aku, saya, ku,
b. kata ganti orang kedua (II) : kamu, mu, kamu sekalian,
c. kata ganti orang ketiga (III) : Anda, Dia, Beliau,mereka, nya.
Kata transisi : kata yang berada di antara kata ganti dan kata repetisi.
Macam-macam kata transisi :
a. berhubungan dengan pertambahan;
b. berhubungan dengan perbandingan;
c. berhubungan dengan pertentangan;
d. berhubungan dengan tempat;
e. berhubungan dengan tujuan;
f. berhubungan dengan waktu;
g. berhubungan dengan singkatan

MACAM - MACAM PARAGRAF :
Menurut fungsinya
Alinea pembukaa.
a.membuka suatu karangan
b.menarik minat dan perhatian pembaca
c.menyiapkan pikiranpembaca

Alineapenghubung
Semua alinea yang terdapat diantara alinea pembuka dengan alinea penutup.

Alinea penutup
a.mengakhiri karangan/bagian karangan
b.mengandung kesimpulan yang bulat dan betul-betul mengakhiri uraian
c.menimbulkan banyak kesan

Menurut posisi kalimat topik :

a) Alinea Deduktif
Bila kalimat pokok ditempat pada bagian awal alinea akan terbentuk alinea deduktif, yaitu alinea yang menyajikan pokok permasalahan terlebih dahulu, lalu menyusul uraian yang terinci mengenai permasalahan atau gagasan alinea (urutan umum-khusus).
b) Alinea Induktif
Bila kalimat pokok ditempatkan pada akhir alinea akan terbentuk alinea induktif, yaitu alinea yang menyajikan penjelasan terlebih dahulu, barulah diakhiri dengan pokok pembicaraan (urutan khusus-umum).
c) Alinea Deduktif-Induktif
Bila kalimat pokok ditempatkan pada bagian awal dan akhir alinea, terbentuklah alinea campuran deduktif-induktif. Kalimat pada akhir alinea umumnya menegasakan kembali gagasan utama yang terdapat pada awal alinea.
d) Alinea Penuh Kalimat Topik
Semua kalimatnya penting. Alinea semacam ini sering dijumpai dalam uraian-uraian bersifat deskriptif dan naratif terutama dalam karangan fiksi.


Berdasarkan isinya :
a) alinea persuatif, jika isi alinea mempromosikan sesuatu dengan cara mempengaruhi atau mengajak pembaca.
b) alinea argumentatif, jika isi alinea membahas satu masalah dengan bukti-bukti alasan yang mendukung.
c) alinea naratif, jika isi alinea menuturkan peristiwa atau keadaan kedalam bentuk cerita.
d) alinea deskriptif, jika isi alinea melukiskan atau menggambarkan sesesuatu dengan bahasa.
e) alinea ekspositoris, jika isi alinea memaparkan sesuatu fakta atau kejadian tertentu.

Macam-macam Metode Pengembangan Paragraf
1. Klimaks dan Anti Klimaks
2. Sudut Pandangan / Point of View
3. Proses
4. Perbandingan dan Pertentangan
5. Analogi
6. Contoh
7. Kausal
8. Umum-Khusus / Khusus-Umum
9. Klasifikasi
10. Definisi Luas
Berikut ini adalah beberapa penjelasannya.
*7contoh dibawah ini yang saya buat adalah hasil dari pemahaman saya sendiri dengan melihat beberapa sumber.

1. Cara Pertentangan
Pengembangan paragraf dengan cara pertentangan biasanya menggunakan ungkapan. Ungkapan seperti berbeda dengan, sedangkan , lain halnya dengan , akan tetapi ,
dan bertolak belakang dari.

Contoh :
Kekuatan tim voli yang berasal dari bandung kini sangat jauh berbeda dari tim bandung pada jaman 2000an. Dimana dengan tim bandung yang sekarang, mereka lebih memiliki kulitas tim dan pemain yang berhasil juara dan menjadi tim yang patut di segani di daerah jawa barat dan sekitarnya.

2. Cara perbandingan
Pengembangan paragraf dengan cara perbandingan biasa menggunakan ungkapan
Seperti seruan dengan, seperti halnya , demekian juga , sama dengan , sejalan dengan ,
akan tetapi , sedangkan , dan sementara itu.

Contoh :
Bemo adalah sebutan alat transportasi beroda empat yang pada masanya sangat dibutuhkan oleh masyarakat umum. Bemo begitulah sebutannya yang terkenal di wilayah Kota Bogor. Bajaj hampir mirip dengan bemo., akan tetapi bajaj hanya mempunyai 3 roda. Seperti halnya bemo, bajaj pun digunakan sebagai alat transportasi di Kota Jakarta yang kini sudah sulit untuk kendaraan bajaj ini beroperasi karena semakin banyaknya kendaraan lain yang lebih digandrungi masyarakat.

3. Cara Analogi
Analogi adalah bentuk pengungkapan suatu objek yang di jelaskan dengan objek lain yang memiliki kesamaan atau kemiripan.

Contoh :
Anak itu sering sekali menghabiskan uang jajannya untuk sesuatu barang yang tak penting. Bahkan ia rela meminjam uang kepada teman kelasnya. Ibaratnya besar pasak daripada tiang, pengeluarannya banyak namun pendapatan sedikit.


4. Cara Contoh
Kata seperti , misalnya , contonya , dan lain lain adalah ungkapan. Ungkapan dalam pengembangan dalam mengembangkan paragraf dengan contoh.

Contoh :
Setiap manusia membutuhkan banyak vitamin. Vitamin itu sendiri banyak terkandung di buah-buahan dan sayur-sayuran. Buah-buahan yang banyak mengandung vitamin, contohnya jeruk, jambu biji, mangga dan banyak lainnya.

5. Cara Sebab Akibat
Pengembangan paragraf dengan cara sebab akibat dilakukan jika menerangkan suatu kejadian , baik dari segi penyebab maupun dari segi akibat.

Contoh :
Shelly melahap habis jajanan yang dibelinya di pinggir jalan kemarin. Tanpa memperhatikan jajanan yang dibelinya sudah tercemar polusi. Akibatnya shelly sekarang tidak masuk kuliah karena perutnya sakit. Oleh karena itu, dia harus meminum obat diare.

6. Cara Definisi
Adalah, yaitu, ialah, merupakan adalah kata-kata yang di gunakan dalam mengembangkan paragraf dengan cara definisi.

Contoh :
Ayah saya seorang dokter. Dokter adalah pekerjaan yang membantu orang sakit untuk dapat sembuh dari penyakitnya. Banyak sekali bidang kedokteran, yaitu dokter spesialis anak, umum, bedah, kulit, dan lain sebagainya. Masing-masing bidang tersebut memiliki perbedaan dalam masalah penanganan terhadap pasiennya.

7. Cara Klasifikasi
Cara klasifikasi adalah pengembangan paragraf melalui pengelompokan berdasarkan cirri-ciri tertentu.

Contoh :
Banyak sekali jenis-jenis hewan. Hewan dibedakan dari 3 jenis, seperti herbivora, karnivora, dan omnivora. Herbivora yaitu jenis hewan pemakan daun atau tumbuh-tumbuhan, karnivora termasuk hewan pemakan daging, dan omnivora adalah hewan pemakan segalanya.


Pengertian Kalimat Majemuk dan contoh Kalimat Majemuk


 (Pengertian Kalimat Majemuk dan contoh Kalimat Majemuk) – Kalimat majemuk adalah suatu kalimat yang terdiri dari dua klausa atau lebih yang saling berhubungan. Ada 2 kalimat majemuk yaitu:
a. Kalimat majemuk setara
Kalimat majemuk setara merupakan jenis kalimat majemuk koordinasipenggabungannya mempunyai kedudukan yang sama. Kata penghubung yang digunakan: dan, lalu, kemudian, tetapi, atau, bahkan.
b. Kalimat majemuk bertingkat
Kalimat majemuk bertingkat merupakan jenis kalimat majemuk yang unsur-unsurnya tidak sederajat. Salah satu unsurnya berfungsi sebagai induk kalimat, sedangkan unsur yang lain sebagai anak kalimat. Kata penghubung yang digunakan, antara lain sejak, ketika, saat, meskipun, jika, supaya, agar. Apabila anak kalimat yang di depan, maka penulisannya dipisahkan dengan menggunakan tanda koma. Misalnya:
·        Lisa dan Tia meminjam buku di perpustakaan.
·        Para petani berangkat ke sawah sebelum matahari terbit.
·        Ketika pulang sekolah, saya kehujanan
·        Setelah selesai belajar, mereka bermain di halaman
Terimakasih anda sudah membaca “Pengertian Kalimat Majemuk dan contoh Kalimat Majemuk” semoga bisa bermanfaat.

KALIMAT MAJEMUK

KALIMAT MAJEMUK
Kalimat Majemuk

Kalimat majemuk adalah kalimat-kalimat yang mengandung dua pola kalimat atau lebih. Kalimat majemuk adalah kalimat yang terjadi dari gabungan dua kalimat tunggal atau lebih.



Karena kalimat majemuk merupakan gabungan dua kalimat tunggal atau lebih, maka dalam penggabungannya kalimat majemuk menggunakan kata gabung atau. Kata gabung dalam kalimat majemuk anatara lain : dan, sedangkan, walaupun, meskipun, atau, ketika, setelah, sebelum, sejak, saat, jika dan lain-lain.



JENIS KALIMAT MAJEMUK



1. Kalimat majemuk setara.

2. Kalimat majemuk bertingkat

3. Kalimat majemuk rapatan.

4. Kalimat majemuk campuran.



I. Kalimat Majemuk Setara



Kalimat majemuk setara adalah gabungan dua kalimat tunggal yang setara (sederajat) kedudukannya/ tidak ada yang lebih tinggi atau yang lebih rendah/ tidak ada induk kalimat dan tidak ada anak kalimat.



Kalimat majemuk setara dibagi manjadi 3 macam :

1) Kalimat majemuk setara menggabungkan. (menggunakan kata gabung: dan, sedangkan)

2) Kalimat majemuk setara pertentangan (menggunakan kata gabung : tetapi, meskipun, walaupun)

3) Kalimat majemuk setara pilihan. (menggunakan kata gabung : atau)



Contoh kalimat majemuk setara menggabungkan :

a. Ayah pergi ke kantor. (kalimat tunggal)

b. Saya pergi ke sekolah. (kalimat tunggal)

c. Ayah pergi ke kantor dan saya ke sekolah. (kalimat majemuk)



Contoh kalimat majemuk setara pertentangan

a. Ali anak yang pandai.(kalimat tunggal)

b. Ali anak yang malas belajar. (kalimat tunggal)

c. Ali anak yang pandai tetapi malas belajar. (kalimat majemuk)



Contoh kalimat majemuk setara pilihan.

a. Saya membeli kue donat.

b. Saya membeli pisang goreng.

c. Saya membeli kue donat atau pisang goreng.



II. Kalimat Majemuk Bertingkat



Kalimat majemuk bertingkat adalah gabungan dua kalimat tunggal dimana ada bagian yang lebih tinggi kedudukannya yang disebut sebagai induk kalimat, dan ada bagian yang lebih rendah kedudukannya yang disebut sebagai anak kalimat.

Induk kalimat adalah bagian yang diterangkan.

Anak kalimat adalah bagian yang menerangkan/sebagai keterangan.

Jenis anak kalimat :



a) Anak kalimat sebagai keterangan waktu

b) Anak kalimat sebagai keterangan sebab

c) Anak kalimat sebagai keterangan syarat

d) Anak kalimat sebagai keterangan akibat

e) Anak kalimat sebagai keterangan



Contoh:Ayah menulis surat, adik berdiri di sampingnya

S P O S P ket. tempat

Kalimat majemuk ada bermacam-macam. yaitu kalimat majemuk bertingkat. Mari kita perhatikan berikut ini.

Kalimat majemuk bertingkat adalah kalimat majemuk yang pola kalimatnya tidak

sederajat. Artinya, ada induk kalimat dan ada anak kalimat.

Anak kalimat mempunyai banyak

fungsi, salah satunya berfungsi sebagai pengganti keterangan syarat.

Kata yang digunakan

adalah jika, sekiranya, seandainya.





Contoh kalimat majemuk bertingkat adalah sebagai berikut.

Saya yakin sekolah kita akan lebih maju

Induk kalimat

jika adik-adik rajin belajar

Anak kalimat

Demikian tadi sambutan dari saya

Induk kalimat

sekiranya ada kata-kata yang salah saya mohon maaf

anak kalimat

Kami tidak akan melupakan jasa Bapak Ibu guru

Induk kalimat

seandainya kami sudah menjadi orang sukses

anak kalimat


Definisi paragraf

Definisi paragraf
Definisi Paragraf :
Paragraf adalah suatu bagian dari bab pada sebuah karangan atau karya ilmiah yang mana cara penulisannya harus dimulai dengan baris baru. Paragraf dikenal juga dengan nama lain alinea. Paragraf dibuat dengan membuat kata pertama pada baris pertama masuk ke dalam (geser ke sebelah kanan) beberapa ketukan atau spasi. Demikian pula dengan paragraf berikutnya mengikuti penyajian seperti paragraf pertama.
§  Syarat sebuah paragraf
Di setiap paragraf harus memuat dua bagian penting, yakni :
1. Kalimat Pokok
Biasanya diletakkan pada awal paragraf, tetapi bisa juga diletakkan pada bagian tengah maupun akhir paragraf. Kalimat pokok adalah kalimat yang inti dari ide atau gagasan dari sebuah paragraf. Biasanya berisi suatu pernyataan yang nantinya akan dijelaskan lebih lanjut oleh kalimat lainnya dalam bentuk kalimat penjelas.
2. Kalimat Penjelas
Kalimat penjelas adalah kalimat yang memberikan penjelasan tambahan atau detail rincian dari kalimat pokok suatu paragraf.
§  Bagian – Bagian Suatu Paragraf yang Baik
1.     Terdapat ide atau gagasan yang menarik dan diperlukan untuk merangkai keseluruhan tulisan.
2.     Kalimat yang satu dengan yang lain saling berkaitan dan berhubungan dengan wajar.
§  Syarat paragraf agar menjadi padu ada tiga, yaitu
1. Kepaduan paragraf
Terdapat dua jenis kata penghubung, yaitu kata penghubung intrakalimat dan kata penghubung antarkalimat. Kata penghubung intrakalimat adalah kata yang menghubungkan anak kalimat dan induk kalimat, sedangkan kata penghubung antarkalimat adalah kata yang meghubungkan kalimat yang satu dengan yang lainnya.
Contoh :
§  penghubung intrakalimat : karena, sehingga, tetapi, sedangkan, apabila, jika , maka, dan lain – lain.
§  Penghubung antarkalimat : Oleh karena itu, jadi, kemudian, selanjutnya, bahkan, dan lain – lain.
2. Kesatuan paragraf
Kalimat utama yang diletakkan di awal paragraf dinamakn Paragraf deduktif, sedngkan di akhir paragraf disebut paragraf induktif
3. Kelengkapan paragraf
Terdapat kalimat penjelas secara lengkap
§  Beberapa pengembangan paragraph yaitu terdiri :
1. Cara Pertentangan
Pengembangan paragraf ini menggunakan ungkapan-ungkapan dengan cara pertentangan seperti, berbeda dengan, akan tetapi, dan lain – lain.
Contoh :
Tono ingin sekali mengikuti pertandingan balap sepeda, akan tetapi dia tidak mempunyai sepeda.
2. Cara Perbandingan
Paragraf dengan cara perbandingan ini biasanya menggunakan ungkapan seperti, serupa dengan, seperti halnya, akan tetapi, sementara itu, dan lain – lain.
Contoh :
Setelah berhasil dengan gemilang mengorbitkan Bin Laden sebagai seorang pahlawan dan dermawan, Taliban sekarang kesulitan untuk memissahkan diri. Sementara itu, washington menginginkan Bin Laden diadili karena dituduh terlibat dalam peledakkan kedutaan besar AS di kenya dan Tanzania pada agustus 1998 yang memakan korban 200 orang lebih.
3. Cara Analog
Kata – kata yang digunakan yaitu ibarat, seperti, bagaikan, dan lain – lain.
Contoh :
Hidup itu bagaikan roda berputar seperti halnya kehidupan manusia. Yang selalu bergulir terkadang ada dia atas terkadang ada di bawah.
4. Cara – cara Contoh
Menggunakan kata – kata contoh seperti misalnya.
Contoh :
Menurut Gamawan Fauzi, seharusnya aparat pemerintah mempermudah pengurusan ijin. Sebab dengan diperolehnya ijin, misalnya Surat Ijin Tempat Usaha (SITU), maka terbuka sebuah usaha yang menyediakan lapangan pekerjaan bagi warga.
5. Cara Sebab – akibat
Kata – kata yang digunakan seperti padahal, akibat, karena, dan lain – lain.
Contoh :
Bin Laden dengan brigade 055 yang tangguh di medan perang dan jaringan global ”Al-Qaeda”-nya menjadi momok sang polisi dunia. Bin Laden dan jaringannya identik dengan teror yang dapat melecehkan superioritas negara adidaya tunggal ini, karena itu harus diabisi sampai ke akar – akarnya.
6. Cara Definisi
Kata – kata yang digunakan seperti adalah, yaitu, dan lain – lain.
Contoh :
Paragraf adalah suatu bagian dari bab pada sebuah karangan atau karya ilmiah yang mana cara penulisannya harus dimulai dengan baris baru
7. Cara Klasifikasi
Kata – kata ungkapan yang lazim digunakan seperti dibagi menjadi, terbagi menjadi.
Contoh :
Menurut Oliver Curry, seorang pakar evolusi dari London School of Economic, spesies manusia akan terbagi menjadi dua, yaitu; golongan elit dan golongan terbelakang.